Seputar Peradilan

Pengadilan Agama Bengkulu Melaksanakan Sidang Pemeriksaan Setempat (descente)

20190329 100650 02

Pada hari jum'at 29 Maret 2018 telah dilaksanakan sidang pemeriksaan setempat (descente) oleh Tim Pegadilan Agama Bengkulu yang terdiri dari Drs. Syamsuddin, M.H., sebagai  Ketua Majelis, Drs. Suhaimi, M.H.I, dan Drs. Sarijan MD, M.H., masing-masing sebagai hakim anggota, dengan dibantu oleh Ranti Oktarina, S.T., M.H., sbagai Panitera penganti, dan Fitriansyah sebagai jurusita, terhadap objek perkara yang disengketakan dalam perkara gugatan harta bersama Nomor 0620/Pdt.G/2018/PA.Bn.

Setelah Tim melakukan berbagai persiapan, sekitar pukul 09.00 WIB, Pemeriksaan Setempat dilaksanankan dengan dipimpin oleh ketua majelis yang dihadiri oleh seluruh tim dari Pengadilan Agama Bengkulu, Penggugat dan kuasa hukumnya, Tergugat dan kuasa Hukumnya, serta dihadiri juga oleh ibu Hermitati selaku lurah Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, dan bapak Syafarudin selaku Ketua RT setempat, ibu Uridah selaku lurah Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dan bapak Rediansyah ketua RT setempat.

Setelah menyampaikan maksud kedatangan tim dan membuka sidang, majelis hakim langsung menuju obyek sengketa.

Kemudian Tim langsung melakukan pengukuran dua bidang tanah dan bangunan diatasnya serta memeriksa perabot rumah tangga yang disengketakan, yang terletak di Jl. Zainal Arifin nomor 86 RT. 09 RW. 03 Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, untuk mengetahui luas tanah dan bangunan yang sebenarnya dan mengecek batas-batasnya, dilanjutkan dengan mengukur luas rumah permanen yang berdiri di tanah tersebut, dan mengecek satu persatu perabot rumah tangga yang disengketakan, serta mengecek juga dua buah sepeda motor dan sebuah sepeda gunung.

Setelah menyelesaikan pemeriksaan pada objek sengketa pertama selanjutnya tim menuju objek sengketa kedua yaitu sebidang tanah dan bangunan diatasnya yang terletak di Jl Panti Indah 2 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, disana juga tim langsung melakukan pengukuran baik terhadap tanah maupun bangunan diatasnya. Pemeriksaan tersebut juga dihadiri oleh Lurah setempat yaitu Ibu uridah dan Ketua RT 25 bapak Rediansyah.

Pemeriksaan setempat yang dilaksanakan oleh majelis hakim Pengadilan Agama Bengkulu tersebut mengacu pada Pasal 180 RBg/ Pasal 211- pasal 214 RV dan SEMA Nomor 7 Tahun 2001.           

Pemeriksaan setempat adalah sarana yang disediakan oleh peraturan perundang- undangan kepada hakim komisioner atau majelis hakim guna memperjelas suatu fakta atau objek perkara yang sedang disengketakan.

Sidang pemeriksaan setempat (Descente) adalah merupakan tahapan persidangan, dimana hakim komisioner atau majelis hakim akan turun kelapangan untuk melihat secara langsung kondisi (riil) terhadap objek sengketa, apakah objek sengketa yang terungkap dipersidangan sesuai dengan kondisi (riil) dilapangan, hal ini dilakukan agar jangan sampai putusan Pengadilan Agama Bengkulu yang dihasilkan akhirnya nanti non executable (eksekusi yang tidak dapat dijalankan).